APAKAH ANDA TERMASUK PENDERITA JIWA KOMPULSIF?

Oktober 23, 2008

Belanja untuk memenuhi kebutuhan  sehari-hari merupakan suatu bentuk tanggung jawab dari keluarga  , namun belanja yang berlebihan tanpa mempertimbangakan penghasilan dan manfaat barang tersebut termasuk katagori konsumtif ,sedangkan  apabila seseorang pembelian suatu barang  tanpa mempertimbangkan penggunaan barang tersebut serta hanya memenuhi nafsu/keinginan untuk memiliki barang tersebut maka anda termasuk dalam katagori penderita jiwa kompulsif. Dalam ilmu psikologi seorang yang mempunyai dorongan yang kuat untuk membeli suatu  barang yang diinginkan orang tersebut  mempunyai masalah dengan kejiwaanyang  disebut dengan gangguan berbelanja yang kompulsif dan dapat menyebabkan gangguan jiwa yang akan merusak diri dimana seorang akan kecanduan terhadap berbelanja. Dari hasil penelitian membuktikan adanya zat kimia dalam otak  yang membuat seseorang kecanduan terhadap sesuatu/barang  yang diinginkan dan mempunyai dorongan yang kuat untuk memiliki sehingga menyebabkan gangguan fisik diantaranya  adalah : apabila anda berkeringat dan jantung berdetak dengan cepat  ketika berbelanja. Untuk mengetahui apakah anda termasuk pembeli kompulsif,  dapat diketahui dari jawaban kuis yang ada,  ciri-ciri pembeli kompulsif,  dan langkah-langkah pencegahannya. Untuk mengetahuinya lebih jelas dapat anda lihat  pada halaman  Kewanitaan (clik halaman kewanitaan)

 


MARHABAN YA RAMADHAN

Agustus 30, 2008

Selamat datang bulan Ramadhan yang penuh Rahmat, Makfiroh dan Ampunan dari Hadis Shahih ” Barang siapa yang menyambut bulan Ramadhan dengan gembira diharamkan baginya api neraka”, maksud dari hadis tersebut adalah bagi mereka yang menyambut datangnya bulan ramadhan dengan menjalankan empat(4) hal yaitu:1. dengan menjalankan puasa sunah pada bulan syaban, 2. memperbanyak sedekah, 3. memperbanyak berzikir, membaca Alquran,melakukan ibadah sunah, 4. mendoakan keluarga yang telah meninggal(ziarah kubur), saling memaafkan.demikian tausiah yang disampaikan bagi anggota di Badiklat Dephan pada acara pembinaan rohani(BINROH) yang dilaksanakan di mesjid Tarbiah Pusdiklat Tekfunghan. Sudahkan kita melaksankan empat hal tersebut dalam menyambut datangnya bulan Ramadhan kali ini, jika belum sempurna maka dapat kita laksanakan pada saat bulan Ramahdan ini.

Selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1429 H


TRADISI ZIARAH KUBUR MENJELANG BULAN ROMADHON

Agustus 30, 2008
Menjelang datangnya bulan Suci Ramadhan mendatangi tempat-tempat pemakaman menjadi suatu tradisi bagi masyarakat, dengan tujuan untuk mendoakan arwah keluarga kita yang telah meninggal dunia, begitu juga pemakaman yang ada dijakarta termasuk Taman Makam Pahlawan di Kalibata, kurang satu minggu menjalang bulan Romadhon terlihat ramai dikunjungi oleh sanak keluarga yang ingin mengirimkan doa kepada almarhum. Ziarah kubur menurut ajaran islam merupakan ibadah sunah bagi laki-laki, menurut Hadis Riwadiayat Muslim karya Iman Nawawi terjemahan Riyadhus Sholeh       

Diantaranya adalah :   Siapa saja yang menginkan zarah kubur, maka berziarahlah sesungguhnya ziarah  kubur dapat mengingatkan akhirat “

 

“Nabi sering mengajarkan kepada para sahabat apabila berziarah kubur hendaklah mengucapkan : ASSALAAMUALIKUM AHLAN DIYAARI MINAL MUKMININA WALMUSLIMANA WAINNAA INSYAA ALLAHU BIKUM LAAHIQUUN ASALULLAHA LANAA WALAKUL AAFIYAH “  yang artinya Salam sejahtera semoga terlimpahkan atas kalian penghuni perkampungan/kubur orang-orang muknin dan muslim dan kami insya Allah akan menyusul kalian semoga Allah melimpahkan keselamatan kepada kami dan kepada kalian.

        Dari Hadis tersebut dapat disimpulkan bahwa mendatangi kubur seperti yang banyak dilakukan oleh masyarakat adalah perbuatan yang baik, jika dilakukan dengan tujuan untuk mendoakan almarhum dan yang utamanya adalah untuk mengingatkan bagi si peziarah (kita yang masih hidup) akan kematian atau tentang kehidupan akhirat yang pasti kita alami, karena kematian adalah resiko dari kehidupan seperti yang telah dinyatakan dalam al-Quran.

 “ Sesungguhnya setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Dan pada hari kiamat saja diberikan dengan sempurna balasanmu. Barang siapa dijauhkan dari neraka dan dimasukan kedalam surga, sungguh dia memperoleh kemenangan. Kehidupan dunia adalah kesenangan yang memperdaya”(QS 3:185)

” Dan kami tidak menganugerahkan hidup abadi untuk seorang manusiapun sebelum kamu(Muhammad) Apakah jika kamu meninggal dunia mereka akan kekal abadi? “(QS 21:34)

Dengan melakukan ziarah kubur dapat memberikan keyakinan bagi kita  akan datangnya maut bagi setiap jiwa, sehingga  hal tersebut dapat membantu kita mengingat tentang kematian, karena pengaruh terhadap lingkungan akan memberikan dampak pada jiwa kita  semangkin banyak kita terlibat dalam kesenangan semangkin besar pula pengaruh kesenangan itu pada jiwa, sebaliknya semangkin kita sering mengingat akan adanya musibah atau kematian semangkin ringan pula musibah atau kematian yang kita hadapai/pikul.

      Dengan datangnya bulan suci Ramadhan dapat mengingatkan kita akan kematian dan kehidupan di akhirat dengan  Taskiyatun Nafsi (mensucikan jiwa) kita dengan melakukan berbagai amalan ibadah yang dianjurkan bagi setiap muslim yang bertujuan  untuk memperoleh bekal kehidupan diakhirat/kehidupan setelah kematian, hal tersebut juga dianjurkan bagi setiap pegawai Dephan dengan dikeluarkannya Surat telegram nomor : ST/19/2008, tanggal 14 Agustus 2008 tentang Menyambut Bulan Suci Ramadhan, yang berisi antara lain  :

  1. Bagi anggota yang beragama islam untuk melaksanakan ibadah puasa sesuai dengan ketentuan
  2. Meningkatkan kegiatan ibadah dalam rangka memantapkan Iman dan Takwa kepada Allah SWT dengan : melaksanakan Sholat Tarawih, memperbanyak membaca, memahami kandungan Al-Quran, memperbanyak Infak dan Sadaqoh, membayar zakat fitrah, menyantuni masyarakat yang kurang mampu khusnya anak yatim piatu dan putus sekolah, dan melaksanakan sholat Idul Fitri seta memperbanyak silaturahmi.

Semoga pada bulan Ramadhan kali ini kita semua dapat menjalankan amalan ibadah yang diperintahkan bagi umat muslim dengan baik serta memberikan motivasi bagi saya dan pembaca untuk dapat mejalankan semua ibadah yang dianjurkan dengan dengan harapan untuk mendapatkan Ridho Allah SAW dan RahmatNya.


UPAYA MENUMBUHKAN MOTIVASI KERJA

Agustus 7, 2008

Pembinaan personel yang dilakukan oleh  Set Badiklat merupakan salah satu kegiatan yang diperlukan bagian satuan untuk memberikan motivasi bagi semua personel khususnya untuk personel golongan III/Pama keatas yang diharapkan makan memberikan dampak yang positif bagi semua anggota. Pembinaan tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan kinerja/  meningkatkan kualitas kerja serta tanggung jawab bagi setiap personel sesuai dengan tugas dan fungsinya. Pada pengarahan yang diberikan ada satu kalimat yang dilontarkan oleh Kabagum yang mengatakan “ yang membuat kita baik adalah diri kita sendiri “ kalimat tersebut mengingatkan saya pada sebuah buku yang berjudul BECAMING A STAR  yang merupakan kumpulan tulisan Mario Teguh salah satu judul tulisan tersebut adalah Becaming Your Possibilities (menjadi kemungkinan anda) beliau mengatakan bahwa : “ Kita menghargai diri kita sendiri karena kejelasan dari kemungkinan yang bisa kita capai “ dan apa yang kita kerjakan untuk mencapai kemungkinan tersebut menjadi jelas/nyata dan beberapa kalimat yang  dikatakan dalam buku tersebut yang perlu ketahui adalah :

Ø  Anda bisa mencapai lebih dengan cara menjadi lebih

Ø  Kita menjadi apa yang kita lakukan maka lakukanlah sesuatu yang penting

Ø  Jangan menunda

Ø  Jangan batasi kebaikan yang bisa anda lakukan karena itu akan membatasi kebesaran yang bisa anda capai.

Dari tulisan tersebut dapat kita jadikan sebagai motivasi dalam bekerja, jangan pernah mengatakan bahwa seseorang tidak bisa lebih baik lagi, pilihlah dengan cermat apa yang akan kita lakukan dan lakukanlah sesuatu yang bernilai karena dengan itu kita akan menjadi seorang yang bernilai, jangan menunda kesempatan baik yang datang, lebih baik kita gagal karena telah mengupayakan sesuatu daripada berhasil tidak melakukan apapun,  jangan pernah berkecil hati dengan terbatasnya atau kurangnya kapasitas diri kita untuk mencapai kemungkinan-kemungkinan  yang kita harapkan, karena semua yang besar dibangun dari hal-hal yang kecil dan akan  menjadi komponen pembentuknya, jadi yang pertama  harus kita ketahui adalah bagaimana kita menemukan hal kecil tersebut  untuk dapat membuka pintu hal-hal kecil berikutnya. Dalam dunia kerja bagaimana kita dapat mengerjakan hal kecil yang dapat kita kerjakan  dengan baik dan menyelesaikan hal kecil berikutnya untuk menemukan sesuatu yang besar dan berarti.

Sedangkan hal yang perlu diingat dari pengarahan kabag matdiklat adalah keberhasilan Badiklat merupakan hasil kerja dari suatu  system yang saling terkait   adanya keterkaitan antara bagian satu dengan bagian lainnya merupakan upaya untuk membangun keberhasilan, untuk itu diperlukan suatu kerja sama TIM yang solid antara bagian dan melakukan koordinasi dengan baik antar bagian, hal lain untuk membangun keberhasilan adalah meningkatkan kemampuan diri , merubah main set kita dalam bekerja dengan  kemampuan untuk menggunakan teknologi yang ada.  dan pengarahan tambahan dari Kolonel Sudono agar setiap anggota dapat memaham serta menyadari tentang tugas dan tanggung jawabnya sebagai pegawai , jangan kita terbawa oleh kondisi akan tetapi kita dapat menyikapi dan mengendalikan  kondisi yang kita hadapi agar apa yang kita harapkan atau inginkan  sesuai  dengan apa yang kita kerjakan.

Dengan adanya pembinaan melalui pengarahan dengan suasana nyaman dapat menumbuhkan hubungan yang lebih akrab dan harmonis sehingga bagi kami yang hadir dapat menjadi motivasi untuk dapat bekerja lebih baik  dan dapat menjalin kerja tim yang lebih baik pula. 


KEKUATAN IKHLAS MEMANCARKAN VIBRASI KEBAIKAN

Juli 21, 2008

Hari sabtu dan minggu adalah hari libur kerja bagi kami pegawai negeri dan bagi saya adalah hari libur adalah kesempatan untuk bisa memperhatikan beberapa tanaman yang ada diteras rumah dan hari untuk bersih-bersih rumah termasuk, setelah matahari mulai tinggi tetangga kami mengingatkah bahwa hari ini kami  ada undangan untuk menghadiri resepsi pernikahan dari tetangga kami yang beberapa tahun yang lalu telah pindah ke daerah Citayam, jawa barat. Yang unik di tempat kami untuk mengundang suatu acara tidak harus dengan sepucuk undangan resmi, dengan hanya bertemu dan menyampaikan hajat atau dengan menitipkan salam kepada tetangga yang lain jika tidak bertemu secara langsung berarti itu juga suatu undangan.

Saya sepakat dengan beberapa tetangga  lainnya untuk datang menghadiri undangan tersebut dan kami akan berangkat pada pukul 10.30

Dan pada jam yang telah disepakati saya telah siap, kami menghampiri beberapa tetangga yang juga diundang.

Namun ada bebrapa tetangga yang menunda perjalanan karena menunggu putri mereka pulang sekolah, sebagian lagi akan mengajaknya serta.

Dan yang lainnya lagi hanya menitipkan saja pada kami karena mereka ada keperluan lain dan undangan lainnya.

Kami sepakat untuk menggunakan kereta api, untuk menuju ke stasiun kami menggunakan angkutan bajaj karena kami hanya bertiga, saya, tetangga depan rumah biasa dipanggil ibu Sunah dan tetangga di belakang rumah saya ibu nyai dan saya tidak pernah tahu nama asli dari tetangga saya tersebut, tepat pukul 11.00 kami sampai di stasiun ketika saya tanyakan pada penjual loket tentang keberangkatan kereta

“ jam berapa kereta akan datang Pak ? “

“ menurut jadual kereta akan datang lima belas menit lagi” jawab penjaga loket.

Kami berjalan menuju pada jalur kereta yang akan kami naiki, dan nenunggu di tempat yang disediakan penumpang suasana tidak terlalu ramai dan kami berharap kereta datang tepat waktu dan kami akan sampai satu jam kemudian. Sampai waktu yang dikatakan ternyata kereta yang kami tunggu belum datang, sementara kami melihat mulai banyak orang-orang berdatangan dengan tujuan yang sama kami berbincang sambil menunggu kedatangan kereta dan pada pukul 11.25 kereta datang dari arah yang kami tunggu namun kami ber gegas untuk masuk tetapi dari pengeras suara terdengan pengumuman

“ kereta yang akan menuju Bogor tidak dapat melanjutkan perjalanan  hanya sampai manggarai karena akan ada perbaikan di depo Bukitduri dan bagi penumpang yang ada untuk turun dari kereta “

Semua penumpang yang menunggu dan yang turun dari kereta api menghela nafas panjang berarti semua penumpang yang ada akan menumpuk pada kereta yang akan datang kemudian. Kami kembali mundur untuk menunggu namun kali ini kami menunggu tetapi tidak mendapat tempat duduk kerena tempat yang kami tinggalkan telah terisi oleh penumpang yang lain dengan penumpang yang semangkin padat.

Inilah fenomena angkutan masyarakat kecil sebagian mencela kondisi dan pelayanan angkutan umum tersebut, tetapi sebagian besar masyarakat kecil merupakan alat transportasi yang dibutuhkan apapun kondisinya kerena satu-satunya  alat trasnportasi yang terjangkau. Dua puluh menit kemudian kereta yang di tunggu baru datang, semua penumpang yang bertujuan Bogor menaiki kereta tersebut dengan berdesakan, kereta yang kami naiki begitu padatnya dan kami memilih berdiri di depan jendela kereta dengan tujuan agar mendapat tiupan angin jika kereta api berjalan.

Ketika kereta api berjalan lima menit saya teringat dengan buku yang saya baca yang berjudul Quantum Ikhlas karya Erbe Sentanu  buku tersebut menuntun kita untuk mengkondisikan perasaan, hati dan pikiran menjadi senang menerima keadaan  untuk menuju ikhlas sambil kita memohon pertolongan Tuhan, saya berusaha untuk bisa mencapai kondisi tersebut, tiba-tiba dalam waktu sepuluh menit setelah saya berusaha menuju kondisi ikhlas tiga orang di depan saya berdiri dan menyilakan kami untuk duduk karena mereka turun dan  sampai di tujuan. Kejadian tersebut semangkin meyakinkan saya bahwa jika kita menerima keadaan yang kita hadapi dengan nyaman, senang dan ikhlas keadan yang sulit akan terasa ringan kita jalani dan jadilah perjalanan yang melelahkan menjadi begitu ringan dan nyaman untuk  menghadiri resepsi dan  juga kami bersilaturahmi ke beberapa tetangga kami yang juga telah pindah ke daerah tersebut. Kedatangan kami ke rumah eks tetangga kami di Jakarta disambut dengan baik,  terbuka dan menyenangkan, mereka telah mengetahui rencana kedatangan kami dengan menyiapkan beberapa makanan kecil yang telah dibuat sendiri, dan setiap gigitan makanan dan minuman yang kita rasakan menjedi lebih enak dan lezat dibandingkan dengan makanan yang sama yang kita rasakan di tempat lain, karena kekuatan ikhLas telah memberikan vibrasi yang baik dan menyenangkan di sekitarnya..

 

 


MENGINGAT TUHAN DAN MENEBARKAN KEBAIKAN UNTUK MERAIH CITA-CITA/KEINGINAN

Juli 17, 2008

Acara  Pisah Sambut yang diselenggarakan oleh Badiklat Dephan menjadikan hikmah bagi kami yang hadir, untuk merenungkan kembali semua perbuatan, ucapan dan sikap di dalam  lingkungan kerja apakah akan memberikan dampak yang baik bagi lingkungan atau malah sebaliknya. Karena bagi seorang pemimpin dalam suatu lingkungan kerja merupakan panutan dan contoh yang akan diikuti oleh para anggotanya atau akankah menjadikan tauladan bagi lingkungan sekitarnya. Seorang pemimpin diharapkan dapat bersikap bijak dan arif dalam mengambil kepusan atau kebijakan karena bagi seorang pemimpin mempunyai kewajiban selain membesarkan/membangun suatu lembaga / instansi  dan juga dapat  memberikan kenyamanan dan ketentraman bagi anggotanya dalam melaksanakan tugas seperti yang selalu dikatakan oleh Mario Teguh  seorang motivator terkenal yang mengungkapkan bahwa  

“ Ujung tertinggi dari cita-cita seseorang harus menyentuh Tuhan dan ujung terendah dari cita-cita harus menyentuh Manusia “. 

Ungkapan tersebut mempunyai makna yang sangat dalam jika kita renungkan dimana setiap manusia jika ingin mendapatkan sesuatu yang diinginkan dapat berjalan dengan baik jika setiap langkah kita untuk meraih cita-cita/keinginan tersebut  tidak terlepas dari mengingat Tuhan karena atas usaha dan kehendakNya dapat kita peroleh, sedangkan sesuatu yang sudah kita peroleh dapat berjalan dengan baik dan langgeng apabila kita selalu dapat memberikan kebaikan kepada orang lain, dan ungkapan lain yang sering kita dengar adalah

“Apa yang kita tanam diawal itupula yang akan  kita penen diakhinya“

setiap orang akan mendapatkan  kabaikan  dari lingkungannya karena kebaikan yang telah ditebarkan, dan seseorang akan memperoleh sesuatu yang tidak menyenangkan/keburukan karena keburukan yang ditebarkan.

Penting bagi kita untuk selalu mengingat Tuhan untuk menambah keimanan dan ketaqwaan  serta dapat  memberikan yang baik di lingkungan kita agar memperoleh hasil yang baik dan dapat meraih cita-cita yang diinginkan, karena setiap orang berharap memperoleh kesan yang baik bagi lingkungan yang ditinggalkannya sehingga orang-orang yang telah ditinggalkan dalam lingkungan tersebut tetap mengenang kebaikannya seperti pepatah yang mengatakan :

Gajah mati meninggalkan gading, macan mati meninggalkan belang

dan manusia mati meninggalkan nama.

Tentunya kita semua berharap memperoleh kebaikan dalam setiap ujung perjalanan kita, semoga kita semua memperoleh kebaikan tersebut dengan selalu mengingat Tuhan dan menebarkan kebaikan, Amin…….


MEMAKNAI ARTI SUMPAH JABATAN PEJABAT

Juli 16, 2008

Berita yang marak akhir-akhir ini yang marak diberitakan mengenai  baik diberita cetak maupun media elektronik menyuguhkan tentang kasus penyuapan yang melibatkan pejabat  lembaga pemerintah di lingkungan Mahkamah Agung maupun pada lembaga legislatif yaitu para anggota DPR yang nota bene adalah wakil rakyat.


Sering kali kita melihat/menyaksikan pelaksanaan sumpah jabatan dilingkungan lembag pemerintah Departemen maupun non Departemen


Dimana setiap pejabat yang diangkat untuk duduki suatu jabatan pasti akan melaksanakan suatu sumpah yang disertai oleh Rahaniawan sesuai dengan kepercayaan dengan membawa kitab suci dari masing-masing pejabat yang melaksanakan penyumpahan. Namun pada kenyataan banyak pejabat yang tidak memaknai sumpah jabatan tersebut dengan hati nurani, pengucapan sumpah hanya dilaksanakan sebagai suatu acara serimonial yang biasa dilaksanakan pada setiap lembaga. Pada setiap acara penyumpahan sebelum mengucapkan sumpah selalu diawali dengan kalimat menyebut nama Tuhan Yang Maha Esa (Demi Allah Saya Bersumpah) yang di dampingi oleh Rahaniwan sesuai dengan kepercayaannya dan dalam kalimat sumpah tersebut berisi antara lain “ SAYA BERSUMPAH BAHWA SAYA TIDAK AKAN MENERIMA HADIAH ATAU SESUATU PEMBERIAN BERUPA APA SAJA DARI SIAPAPUN JUGA, YANG SAYA TAHU ATAU PATUT DAPAT MENGIRA, BAHWA IA MEMPUNYAI HAL-HAL YANG BERSANGKUTAN ATAU MUNGKIN BERSANGKUTAN DENGAN JABATAN ATAU PEKERJAAN SAYA, SAYA SENANTIASA AKAN LEBIH MEMENTINGKAN KEPENTINGAN NEGARA, DARI PADA KEPENTINGAN SAYA SENDIRI, SESEORANG ATAU GOLONGAN………..”


Dalam isi sumpah tersebut terbesit suatu makna yang dalam yang melarang bagi setiap pejabat untuk menerima suatu hadiah baik berupa barang maupun uang secara langsung maupun tidak langsung yang akan mempengurahi suatu keputusan/kebijakan terhadap kepentingan/kebutuhan lembaga/organisasi secara umum.


Bagi seorang muslim khususnya, mengucapkan dan menanda tangani sumpah dengan menyebut nama Allah merupakan suatu perjanjian yang dibuat oleh seorang muslim kepada Tuhannya, dinama para malaikat menyaksikan serta mencatat semua ucapan kita dan ucapaan tersebut  akan dimintai pertanggung jawabannya kelak dihadapan Allah seperti yang tertulis dalam Alquran surat yasin ayat 65 (QS : 36:65) yang artinya “ Pada hari ini kami tutup mulut mereka ; tangan mereka akan berkata kepada kami dan kaki mereka akan memberi kesaksian terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan”


Pada ayat tersebut menurut menurut tafsir Prof. Dr. Wahbah Zuhaili, dkk dalam buku Ensiklopedia Alquran adalah sebagai berikut : Pada hari akhirat nanti, kami akan tutup mulut orang-orang sehingga tidak bias bicara seperti orang bisu dan berkatalah kepada kami tangan mereka dan bersaksilah kaki mereka terhapat kemaksiatan yang dahulu mereka lakukan, Allah akan menciptakan pada tangan dan kaki kemempuan untuk bicara dan setiap anggota badan bias mengatakan apa yang telah dilakukannya.


Dari ayat tersebut diatas bagi setiap muslim seharusnya menyadari bahwa setiap manusia akan diminta pertanggungjawabannya terhadap apa yang telah dilakukannya terbih bagi seorang pejabat yang telah dipercayakan untuk memimpin dalam suatu lembaga/organisasi bagi para anggotanya khususnya  dan masyarakat pada umummya, Jika semua pejabat muslim benar-benar mengakui alquran sebagai petunjuk dalam memegang amanat yang diberikan maka semua kejadian yang memalukan diri, keluarga dan membuat sakit hati masyarakat tidak akan terjadi.


Dan semua kejadian ini juga akan menjadi pelajaran bagi saya khususnya  dan  kita semua untuk lebih bisa memahami, dan mengerjakan ajaran alquran yang kita akui sebagai putunjuk dalam menjalani kehidupan didunia dan kehidupan yang lebih abadi di akhirat.


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.