Belanja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari merupakan suatu bentuk tanggung jawab dari keluarga , namun belanja yang berlebihan tanpa mempertimbangakan penghasilan dan manfaat barang tersebut termasuk katagori konsumtif ,sedangkan apabila seseorang pembelian suatu barang tanpa mempertimbangkan penggunaan barang tersebut serta hanya memenuhi nafsu/keinginan untuk memiliki barang tersebut maka anda termasuk dalam katagori penderita jiwa kompulsif. Dalam ilmu psikologi seorang yang mempunyai dorongan yang kuat untuk membeli suatu barang yang diinginkan orang tersebut mempunyai masalah dengan kejiwaanyang disebut dengan gangguan berbelanja yang kompulsif dan dapat menyebabkan gangguan jiwa yang akan merusak diri dimana seorang akan kecanduan terhadap berbelanja. Dari hasil penelitian membuktikan adanya zat kimia dalam otak yang membuat seseorang kecanduan terhadap sesuatu/barang yang diinginkan dan mempunyai dorongan yang kuat untuk memiliki sehingga menyebabkan gangguan fisik diantaranya adalah : apabila anda berkeringat dan jantung berdetak dengan cepat ketika berbelanja. Untuk mengetahui apakah anda termasuk pembeli kompulsif, dapat diketahui dari jawaban kuis yang ada, ciri-ciri pembeli kompulsif, dan langkah-langkah pencegahannya. Untuk mengetahuinya lebih jelas dapat anda lihat pada halaman Kewanitaan (clik halaman kewanitaan)
Januari 14, 2009 pukul 7:04 pm
Saya gak suka belanja, abis gak ada yg buat belanja sih
Juli 31, 2009 pukul 1:02 am
[...] dech, plus curhat… mereka adalah marihanafiah, enno, jenahudin, yubithea, ubai, Ze, dan utri. Sayang tidak sempat diphoto untuk [...]