MARHABAN YA RAMADHAN

Agustus 30, 2008

Selamat datang bulan Ramadhan yang penuh Rahmat, Makfiroh dan Ampunan dari Hadis Shahih ” Barang siapa yang menyambut bulan Ramadhan dengan gembira diharamkan baginya api neraka”, maksud dari hadis tersebut adalah bagi mereka yang menyambut datangnya bulan ramadhan dengan menjalankan empat(4) hal yaitu:1. dengan menjalankan puasa sunah pada bulan syaban, 2. memperbanyak sedekah, 3. memperbanyak berzikir, membaca Alquran,melakukan ibadah sunah, 4. mendoakan keluarga yang telah meninggal(ziarah kubur), saling memaafkan.demikian tausiah yang disampaikan bagi anggota di Badiklat Dephan pada acara pembinaan rohani(BINROH) yang dilaksanakan di mesjid Tarbiah Pusdiklat Tekfunghan. Sudahkan kita melaksankan empat hal tersebut dalam menyambut datangnya bulan Ramadhan kali ini, jika belum sempurna maka dapat kita laksanakan pada saat bulan Ramahdan ini.

Selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1429 H

Iklan

TRADISI ZIARAH KUBUR MENJELANG BULAN ROMADHON

Agustus 30, 2008
Menjelang datangnya bulan Suci Ramadhan mendatangi tempat-tempat pemakaman menjadi suatu tradisi bagi masyarakat, dengan tujuan untuk mendoakan arwah keluarga kita yang telah meninggal dunia, begitu juga pemakaman yang ada dijakarta termasuk Taman Makam Pahlawan di Kalibata, kurang satu minggu menjalang bulan Romadhon terlihat ramai dikunjungi oleh sanak keluarga yang ingin mengirimkan doa kepada almarhum. Ziarah kubur menurut ajaran islam merupakan ibadah sunah bagi laki-laki, menurut Hadis Riwadiayat Muslim karya Iman Nawawi terjemahan Riyadhus Sholeh       

Diantaranya adalah :   Siapa saja yang menginkan zarah kubur, maka berziarahlah sesungguhnya ziarah  kubur dapat mengingatkan akhirat “

 

“Nabi sering mengajarkan kepada para sahabat apabila berziarah kubur hendaklah mengucapkan : ASSALAAMUALIKUM AHLAN DIYAARI MINAL MUKMININA WALMUSLIMANA WAINNAA INSYAA ALLAHU BIKUM LAAHIQUUN ASALULLAHA LANAA WALAKUL AAFIYAH “  yang artinya Salam sejahtera semoga terlimpahkan atas kalian penghuni perkampungan/kubur orang-orang muknin dan muslim dan kami insya Allah akan menyusul kalian semoga Allah melimpahkan keselamatan kepada kami dan kepada kalian.

        Dari Hadis tersebut dapat disimpulkan bahwa mendatangi kubur seperti yang banyak dilakukan oleh masyarakat adalah perbuatan yang baik, jika dilakukan dengan tujuan untuk mendoakan almarhum dan yang utamanya adalah untuk mengingatkan bagi si peziarah (kita yang masih hidup) akan kematian atau tentang kehidupan akhirat yang pasti kita alami, karena kematian adalah resiko dari kehidupan seperti yang telah dinyatakan dalam al-Quran.

 “ Sesungguhnya setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Dan pada hari kiamat saja diberikan dengan sempurna balasanmu. Barang siapa dijauhkan dari neraka dan dimasukan kedalam surga, sungguh dia memperoleh kemenangan. Kehidupan dunia adalah kesenangan yang memperdaya”(QS 3:185)

” Dan kami tidak menganugerahkan hidup abadi untuk seorang manusiapun sebelum kamu(Muhammad) Apakah jika kamu meninggal dunia mereka akan kekal abadi? “(QS 21:34)

Dengan melakukan ziarah kubur dapat memberikan keyakinan bagi kita  akan datangnya maut bagi setiap jiwa, sehingga  hal tersebut dapat membantu kita mengingat tentang kematian, karena pengaruh terhadap lingkungan akan memberikan dampak pada jiwa kita  semangkin banyak kita terlibat dalam kesenangan semangkin besar pula pengaruh kesenangan itu pada jiwa, sebaliknya semangkin kita sering mengingat akan adanya musibah atau kematian semangkin ringan pula musibah atau kematian yang kita hadapai/pikul.

      Dengan datangnya bulan suci Ramadhan dapat mengingatkan kita akan kematian dan kehidupan di akhirat dengan  Taskiyatun Nafsi (mensucikan jiwa) kita dengan melakukan berbagai amalan ibadah yang dianjurkan bagi setiap muslim yang bertujuan  untuk memperoleh bekal kehidupan diakhirat/kehidupan setelah kematian, hal tersebut juga dianjurkan bagi setiap pegawai Dephan dengan dikeluarkannya Surat telegram nomor : ST/19/2008, tanggal 14 Agustus 2008 tentang Menyambut Bulan Suci Ramadhan, yang berisi antara lain  :

  1. Bagi anggota yang beragama islam untuk melaksanakan ibadah puasa sesuai dengan ketentuan
  2. Meningkatkan kegiatan ibadah dalam rangka memantapkan Iman dan Takwa kepada Allah SWT dengan : melaksanakan Sholat Tarawih, memperbanyak membaca, memahami kandungan Al-Quran, memperbanyak Infak dan Sadaqoh, membayar zakat fitrah, menyantuni masyarakat yang kurang mampu khusnya anak yatim piatu dan putus sekolah, dan melaksanakan sholat Idul Fitri seta memperbanyak silaturahmi.

Semoga pada bulan Ramadhan kali ini kita semua dapat menjalankan amalan ibadah yang diperintahkan bagi umat muslim dengan baik serta memberikan motivasi bagi saya dan pembaca untuk dapat mejalankan semua ibadah yang dianjurkan dengan dengan harapan untuk mendapatkan Ridho Allah SAW dan RahmatNya.


UPAYA MENUMBUHKAN MOTIVASI KERJA

Agustus 7, 2008

Pembinaan personel yang dilakukan oleh  Set Badiklat merupakan salah satu kegiatan yang diperlukan bagian satuan untuk memberikan motivasi bagi semua personel khususnya untuk personel golongan III/Pama keatas yang diharapkan makan memberikan dampak yang positif bagi semua anggota. Pembinaan tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan kinerja/  meningkatkan kualitas kerja serta tanggung jawab bagi setiap personel sesuai dengan tugas dan fungsinya. Pada pengarahan yang diberikan ada satu kalimat yang dilontarkan oleh Kabagum yang mengatakan “ yang membuat kita baik adalah diri kita sendiri “ kalimat tersebut mengingatkan saya pada sebuah buku yang berjudul BECAMING A STAR  yang merupakan kumpulan tulisan Mario Teguh salah satu judul tulisan tersebut adalah Becaming Your Possibilities (menjadi kemungkinan anda) beliau mengatakan bahwa : “ Kita menghargai diri kita sendiri karena kejelasan dari kemungkinan yang bisa kita capai “ dan apa yang kita kerjakan untuk mencapai kemungkinan tersebut menjadi jelas/nyata dan beberapa kalimat yang  dikatakan dalam buku tersebut yang perlu ketahui adalah :

Ø  Anda bisa mencapai lebih dengan cara menjadi lebih

Ø  Kita menjadi apa yang kita lakukan maka lakukanlah sesuatu yang penting

Ø  Jangan menunda

Ø  Jangan batasi kebaikan yang bisa anda lakukan karena itu akan membatasi kebesaran yang bisa anda capai.

Dari tulisan tersebut dapat kita jadikan sebagai motivasi dalam bekerja, jangan pernah mengatakan bahwa seseorang tidak bisa lebih baik lagi, pilihlah dengan cermat apa yang akan kita lakukan dan lakukanlah sesuatu yang bernilai karena dengan itu kita akan menjadi seorang yang bernilai, jangan menunda kesempatan baik yang datang, lebih baik kita gagal karena telah mengupayakan sesuatu daripada berhasil tidak melakukan apapun,  jangan pernah berkecil hati dengan terbatasnya atau kurangnya kapasitas diri kita untuk mencapai kemungkinan-kemungkinan  yang kita harapkan, karena semua yang besar dibangun dari hal-hal yang kecil dan akan  menjadi komponen pembentuknya, jadi yang pertama  harus kita ketahui adalah bagaimana kita menemukan hal kecil tersebut  untuk dapat membuka pintu hal-hal kecil berikutnya. Dalam dunia kerja bagaimana kita dapat mengerjakan hal kecil yang dapat kita kerjakan  dengan baik dan menyelesaikan hal kecil berikutnya untuk menemukan sesuatu yang besar dan berarti.

Sedangkan hal yang perlu diingat dari pengarahan kabag matdiklat adalah keberhasilan Badiklat merupakan hasil kerja dari suatu  system yang saling terkait   adanya keterkaitan antara bagian satu dengan bagian lainnya merupakan upaya untuk membangun keberhasilan, untuk itu diperlukan suatu kerja sama TIM yang solid antara bagian dan melakukan koordinasi dengan baik antar bagian, hal lain untuk membangun keberhasilan adalah meningkatkan kemampuan diri , merubah main set kita dalam bekerja dengan  kemampuan untuk menggunakan teknologi yang ada.  dan pengarahan tambahan dari Kolonel Sudono agar setiap anggota dapat memaham serta menyadari tentang tugas dan tanggung jawabnya sebagai pegawai , jangan kita terbawa oleh kondisi akan tetapi kita dapat menyikapi dan mengendalikan  kondisi yang kita hadapi agar apa yang kita harapkan atau inginkan  sesuai  dengan apa yang kita kerjakan.

Dengan adanya pembinaan melalui pengarahan dengan suasana nyaman dapat menumbuhkan hubungan yang lebih akrab dan harmonis sehingga bagi kami yang hadir dapat menjadi motivasi untuk dapat bekerja lebih baik  dan dapat menjalin kerja tim yang lebih baik pula.